WordPress.com atau WordPress.org?

Bagi blogger yang baru ingin memulai ngeblog dengan platform WordPress, mungkin akan mendapati kebingungan karena WordPress berbeda dengan platform blog yang lain yaitu menyediakan 2 layanan yang berbeda, yaitu WordPress.com dan WordPress.org. Secara singkat WordPress.com adalah penyedia layanan untuk membuat blog gratis dengan menggunakan hosting dari WordPress sendiri. Sedangkan WordPress.org adalah penyedia software CMS (Content Management System) open source yang bernama WordPress yang digunakan sebagai ‘mesin’ untuk membuat blog dengan menggunakan hosting terpisah atau yang biasa dikenal dengan self hosting blog atau self hosted blog.

Lalu manakah yang sebaiknya dipilih? Dua-duanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga sebaiknya dalam memilih antara menggunakan WordPress.com atau WordPress.org sebagai platform untuk ngeblog adalah berdasarkan kebutuhan masing-masing blogger. Mas Lutvi Avandi memberikan perumpamaan seperti ini :

WordPress.com tuh ibarat beli robot jadi. Emang keren sih awalnya dan gak repot-repot. Tapi ya gitu, ndak berkembang, gitu terus. Kalau WordPress.org ibarat beli robot rakitan. Awalnya emang puyeng karena harus ngerakit dulu sebelum bisa mainan, tapi mau dibikin robot kayak gimanapun terserah kita.

Oke jangan bingung dulu dengan perumpamaan di atas, hehehe. Di bawah ini saya berikan beberapa tips memilih antara WordPress.com atau WordPress.org untuk kebutuhan blogging atau ngeblog sobat.

Kapan memilih WordPress.com?

1. Dana tidak terlalu mencukupi.

Dengan menggunakan WordPress.com, sobat tidak perlu lagi memikirkan harus membeli domain dan hosting lagi untuk memulai ngeblog karena syarat untuk membuat blog di WordPress.com adalah sobat hanya butuh sebuah akun email untuk pendaftaran (kalau butuh akses internet, gak usah ditanya ya? :D). Bukankah kita bisa mendapatkan domain dan hosting gratis? Oke lanjut ke poin ke-2 di bawah.

2. Tidak ingin repot.

Cukup dengan mendaftar menggunakan akun email sobat, sobat sudah langsung bisa mengelola blog yang sobat buat. Memang kita bisa menggunakan domain dan hosting gratis, tetapi tetap saja butuh waktu untuk melakukan konfigurasi keduanya. Bagi yang ingin instan tentunya hal itu cukup merepotkan.

3. Lebih fokus ke konten atau artikel yang dibuat.

Jika sobat merencanakan untuk membuat blog yang di dalamnya sobat hanya ingin fokus ke kontennya saja tanpa terlalu memikirkan desain blog, maka pilihlah WordPress.com. Di WordPress.com kita tidak bisa leluasa mengutak-atik template atau tema blog yang digunakan karena di WordPress.com tidak diperbolehkan untuk mengedit template atau tema. Memang ada pilihan Custom Design baik itu Custom CSS atau Custom Font untuk keperluan mengedit template atau tema blog yang kita pakai tetapi sobat harus terlebih dulu melakukan Upgrade yang pastinya berbayar. Kembali ke poin no.1 di atas toh?

4. Tidak berencana untuk me-monetise blog.

Di WordPress.com, pengguna dilarang untuk memasang iklan baik itu Adsense, Referal, dan lain-lain pada blognya. Sehingga sulit menjadikan blog pada WordPress.com untuk mendapatkan tambahan penghasilan dari me-monetise blog berupa iklan-iklan tersebut. Jika sobat memaksa untuk memasang iklan-iklan tersebut, blog sobat akan menghadapi ancaman banned oleh pihak WordPress.

Kapan memilih WordPress.org?

1. Jika dana tidak terlalu menjadi masalah.

Ya, karena dengan menggunakan WordPress.org maka kita butuh untuk membeli domain dan menyewa hosting untuk keperluan blog sobat.

2. Suka mengedit template atau tema blog.

Di WordPress.org, kita diberikan keleluasaan untuk mengedit template atau tema blog yang kita pakai sesuai dengan keinginan kita. Apalagi bagi yang sebelumnya ngeblog dengan menggunakan Blogspot yang lebih terbiasa untuk mengedit template atau tema blog sehingga WordPress.org lebih cocok untuk sobat gunakan ketimbang WordPress.com.

3. Berencana untuk me-monetise blog.

Nah jika sobat berencana untuk me-monetise blog sobat, maka pilihlah WordPress.org. Dengan menggunakan WordPress.org kita bebas me-monetise blog kita sesuai yang kita mau. Baik itu dengan memasang Adsense, Referal, Afiliasi, dan lain-lain. Berkebalikan pada WordPress.com yang tidak memperbolehkan hal itu.

4. Suka dengan tantangan.

Dengan menggunakan WordPress.org, sobat akan berhadapan dengan banyak tantangan diantaranya pembuatan blog yang relatif lebih rumit dibanding WordPress.com karena harus terlebih dahulu meng-install WordPressnya, membeli domain dan menyewa hosting serta mengkonfigurasi keduanya, berhadapan dengan optimasi blog sobat baik itu SEO (Search Engine Optimization), SMO (Social Media Optimization), dan performa blog, mengamankan blog dari kemungkinan adanya serangan hacker pada blog sobat, dan lain-lain.

***

Sekali lagi, pada akhirnya dalam memilih antara platform blog WordPress.com atau WordPress.org untuk keperluan kita ngeblog adalah sebaiknya berdasarkan kebutuhan masing-masing. Semoga dengan tips yang saya berikan di atas dapat sedikit menghilangkan kebingungan saat sobat memilih antara Worspress.com atau WordPress.org untuk keperluan sobat ngeblog. Jika ada yang mempunyai pendapat lain, silakan kemukakan pendapat sobat di bawah. Terima Kasih dan semoga bermanfaat.

Komentar (107)

  1. Sejak ngeblog 1 tahun yang lalu saya sudah mantap pakai CMS wordpress. Tapi saya tidak langsung memakai domain yang sekarang mas. Dulu saya mencoba CMS wordpress terlebih dahulu dengan domain gratisan (co.cc). Selama 2 bulan mencoba memahami cara pakainya (dan editnya juga), karena seperti yang mas tulis, CMS wordpress itu lebih rumit. Setelah paham, baru saya beli domain yang saya pakai sekarang.

    Dan saya rasa, saya tidak salah pilih. CMS WordPress memang ajib :)

    • Apa ada firasat tertentu mas saat memilih WordPress dibanding yang lain? hehehe

      Kalo saya awalnya make WordPress.com walaupun akhirnya terbengkalai, hehehe. Setelah itu menggunakan WordPress.org dengan domain dan hosting gratisan. Akhirnya sekarang dengan domain dan hosting berbayar. Sepertinya saya tidak salah pilih juga seperti mas Leo, karena saya udah jatuh cinta sama WordPress yang ajib :lol:

  2. saya juga baru ngeh tentang perbedaan wordpress.com and wordpress,org belum lama mas faisal..
    bener juga mas,alasan klasik pake wordpress.com ya karena gak ada dana(*bagi saya loh)heee

    • Tapi ada juga lho mas yang menggunakan WordPress.com karena gak tau ada WordPress.com dan WordPress.org, hehehe.

      Saya juga dulu make domain dan hosting gratis, alasan utamanya karena saya waktu itu belum ada dana yang cukup. Eh ternyata ada manfaatnya juga make domain dan hosting gratis, itung-itung belajar jadi gak canggung pas make domain dan hosting berbayar :)

  3. Pertama kali ngeblog pada tahun 2009-an mendapatkan inspirasi dari teman untuk memulai ngeblog. Platform wordpress.com dan blogspot.com lah yang menjadi pilihan, tetapi seiring waktu mulai ngeblog ternyata lebih condong ke WP dengan segala kelebihan dan kekurangan dari WP. Mengikuti tutorial lama-lama jadi sedikit bingung ada edit template, edit css, dsb yang saya bingung dimana letaknya. Ternyata ada yang berbeda, yaitu wordpress.org [maklum gaptek wkwkwk]. Setelah mengetahui dan mempunyai cukup amunisi barulah pada pertengahan 2011 memberanikan diri berkutat dengan wordpress.org. Mantab bener ternyata fiturnya.
    #malahan jadi curhat hahaha :D
    OOT, nambah plugin snippet mas? jadi ada bintangnya nih hohoho….

    • Gak apa-apa toh mas curhat juga, jadi kaya ke mamah Dedeh :lol:. Yah wajar mas, biasanya yang baru di WordPress suka gak tau kalo ada WordPress.com dan WordPress.org soalnya layanan blog yang lain gak seperti itu sih. Saya malah gak kepikiran mau nyoba blogspot mas awal-awal ngeblog, kemaren-kemaren sempet bikin di blogspot, tapi cuma sekedar bikin aja gak saya urus, hehehe.

      Iya mas :). Udah pernah nyoba sih kemaren-kemaren cuma gak langsung berhasil, pas semalem saya coba lagi ternyata berhasil, hehehe. Oya makasih lho mas vote pertamanya di blog ini :)

      • Wah bisa ketahuan siapa yang vote tah mas? haduh jadi malu ketahuan hee…
        Pluginnya enteng po mas? Tumben pasang plugin lagi hee pisss :D

        • Bisa dong mas :) Detail data yang nge-vote tercatat dengan jelas, dari IP, waktu, postingan mana yang divote, sampe berapa vote yang dikasih.

          Hmm kalo make plugin ya sedikit banyak memberatkan mas, cuma untuk yang ini sih gak terlalu berat kalo saya rasain.

          Begitulah mas, kemaren udah tinggal 4 biji pake pluginnya, sekarang tambah satu plugin Rating jadi ada 5, hehehe.

  4. awal2 ngeblog saya nyobain penyedia blog gratis seperti blogspot, wordpress.com, blogdetik itupun cuma buat belajar aja dan tidak eksis. Truz selah tau kalau ada domain gratis co.cc dan hosting gratis 000webhost, sy juga coba ngutek2 sedikit2 dengan menginstall wordpress. lama kelamaan, punya keinginan punya domain dotcom biar semangat ngeblog bertambah. yach meskipun skrng ini hostingnya masih nyari yang gratisan. tetep yang diinstall wordpress, soalnya mudah digunakan, plugin2 juga banyak tersedia, bisa pilih2 template juga. mantep dah wordpress.org

    • Kalo blogdetik saya belum pernah nyoba euy.

      Salah satu kelebihan WordPress ya itu, banyak tersedia plugin yang menunjang blog kita, walaupun kudu selektif dalam memilih plugin apa aja yang ingin dipake.

  5. Jadi teringat dulu masih gaptek sama yang namanya blog, dulu awalnya saya coba sampai beberapa blog yang dibuat di blogspot tapi karena gak mudeng dengan yang namanya pengkodean atau apalah akhirnya menyebrang ke wordpress, eh ternyata asik juga dan mudah dipahami bagi pemula kaya saya…

    Karena banyak yang bilang karo pake wp.org lebih enak dari wp.com akhirnya mencoba deh, dan ternyata lebih leluasa…

  6. Iya mas bro,,dari sejak kuliah saya pertama menggunakan wordpress.org karena berbasi opensource yang mudah dan tidak rumit,hampir setahun saya utak atik css,coding dan banyak plugin saya gunakan,tapi karena benturan dana akhirnya domain expired dan tidak mau nyambung lagi cuma sekedar menguasai opensource tersebut.Dan setlah itu saya pindah ke wordpress gratisan,,malah gratisan ini gak bisa berkreasi dan lambat laun sering disuspend.Hmmm,,,karena kesal sekaran pindah ke blogspot yang codingnya sedkit demi sedkit dipelajari makin menyenangakn :).sukses ya sob :)

  7. jd ingat dulu pas pertama kali pake wp.com yg bisa diedit cuma header dan sidebar (widget), liat blog lain yg pake domain sendiri kayaknya lbh keren bisa di kustom sesuai keinginan. jadinya skrg setia jd pengguna CMS WP

      • Benar sekali, Mas Faisal. Pertama kenal blog ya WordPress.Com itupun nge-blog-nya pakai akses internet dari HP kadang-kadang dari warnet :) ,kemudian Saya pelajari CMS WordPress.Org dari ebook karya mas Lutvi Avandi dan Saya terus belajar di localhost selama beberapa waktu. Alhamdulillah setelah lama bermain-main secara offline, sekitar satu tahun yang lalu, Saya online dan terus belajar :)

        • Kalo saya kebalikannya mas, kemaren-kemaren saya buat yang di WordPress.com, soalnya dulu pernah punya tapi gak pernah di utak atik, pengen tau enaknya dimana kalo WordPress.com, hehehehe. Oh punya juga toh mas ebook karya mas Lutvi Avandi?

          Nah ini mas Fauzi punya blogspot juga toh? hehehehe

          • Begitu lah kisah Saya, Mas Lutvi Avandi jadi guru Saya :)

            Wah… Mas Faisal ganti header ya, sekarang terlihat lebih elegant.

            Blog ini nyaris perfect, Mas.

            Rapi, cepat dan pengunjung dengan mudah menjelajahinya.

            Mungkin GD Star rating yang sedikit memperlambatnya, tapi sepertinya tidak begitu masalah :)

          • Iya mas baru ganti semalem, syukurlah kalo terlihat bagus sih :)

            Alhamdulillah :) Ya begitulah mas, agak sulit utak atiknya kalo udah berhubungan sama plugin, hehehe. Terima kasih mas Fauzi.

  8. hehe,,beberapa bulan yang lalu malah aku pake blogger.com, langsung loncat ke wp.org dan masih menggunakan domain + hosting gratisan, yah untuk belajar dulu.. jadi malah kurang mengenal wp.com aku.. :D

  9. Artikel yang menarik nih mas, memang betul untuk yang fokus dengan konten sih wp.com sudah cukup. Tapi bagi yang suka ngutak atik tampilan wp.org itu yang terbaik. Mana SEO untuk wordpress katanya memang cihuy mas. Maju terus mas, sukses :)

  10. Mas, cara bikin arsip kaya blognya mas Faisal gimana ?
    Saat ini q masih pake plugin buat arsip, biar ngurangi penggunaan plugin…

  11. Ada harga ada rupa. Pepatah ini masih akan terus berlaku di dunia apa pun mas :) Yang gratisan atau yang murahan umumnya memang selalu berhubungan dengan keterbatasan pada hal tertentu. Tinggal kembali lagi pada masalah selera dan kebutuhan kita saja pada akhirnya.

  12. Bicara soal ngeblog, saya pertama kali kenal blog itu sekitar awal 2007, waktu itu masih geocities, itu sih karena tugas kampus saja, setelah itu baru menggunakan Joomla untuk bahan study, tapi langsung diribetkan dengan script2 yg aneh dan sangat sulit dilakukan oleh seorang pemula yg mau belajar blog, setelah lama itu saya alami, saya mencoba membuat di wp.com tapi kok gak bisa di tak-atik ya, sekitar tahun 2009 saya mencoba wp.org dan kecandua sampai sekarang, hehehe…

  13. WordPress.com sudah pernah saya coba, gitu-gitu aja dan masih mending di blogspot, kita bisa edit template semau kita. Sekarang, lagi mau coba belajar wordpress.org tapi agak rumit ya, dana nya juga belum ada. Haha

  14. Saya lebih memilih wordpress.org atau sering d sebut wp selfhos. Memang lebih ribet, tp itulah tantangannya. Kalo pake wp.com tidak leluasa dan tdk bs berkreasi lebh dalam lg..

  15. untuk pemula seperti saya, mungkin saya akan memilih platform yang gratisan seperti wordpress.com atau blogspot.com
    setelah mengerti dan memahami baru deh nyoba2 yg berbayar….

  16. Bagi saya, senggaknya untuk saat ini. WP.com Sudah sangat mencukupi.
    Seperti pribahasa, “Tiada gratisan yang tak enak.”

      • Padahal dulu suka sama WP.com ketimbang blogspot karena untuk komentar gak perlu direpotkan, eh sekarang malahan jadi ngrepotin gitu…… :(
        Mungkin sebagai salah satu cara untuk mencegah spam juga ya?

        • Banyak yang kontra emang sama hal itu, saya juga, hehehehe.
          Mungkin bisa juga gitu mas, gak ngerti juga saya. Saya lihat juga gak ada pemberitahuan alasan yang jelas dari perubahan sistem komentar di blog WordPress.com.

  17. Kadangkala untuk blog gratisan sebagai media belajar ngeblog Mas… dan kalau udah keenakan dan tau cara memonetasi barulah beranjak ke yang berbayar. Seperti saya dulu :D

  18. Dulu saya make wordpress.com , , tapi nggak puas ! fiturnya terbatas banget sob ! ! Lebih suka make wordpress.org soalnya Open Source, jadi saya bisa bebas ngoprek2 isinya :)
    Tapi mau .com atau .org sama saja , intinya “Ayo ngeBlog”

  19. saya pernah mencoba wordpress namun tidak melanjutkan, mungkin karena tidak terbiasa saja..sampai sekarang masih bertahan di blogspot..karena ya mungkin sudah terbiasa :)

  20. Kalau saya, milih wordpress.org karna themenya buanyak dan kita bisa rancang sendiri. Tersedia juga plugin yang buanyak. . .
    Hehe

  21. saya juga pertama dulu pakai wp.com mas namun semakin lama saya inginkan perubahan dan optimalisasi blog yang maksimal akhirnya saya pun migrasi dan memang dirasa nyaman dengan wp.org.. tapi tentunya itu dikembalikan ke tiap blogger juga kan? soalnya banyak juga yang nyman di wp.com hehe salam kenal mas faisal.. blognya rame banget yah..

    • Sebenernya di wordpress.com juga bisa kita manfaatkan untuk mencari penghasilan tambahan mas, misalnya lewat Ad Words. Tapi memang syaratnya lebih berat, harus upgrade akun dan punya traffic yang udah mapan.

  22. Ping Balik: Forum Wordpress.com dan Wordpress.org — Faisal Rachmadin

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>