Cara Menghapus Atribut rel Pada Tautan Kategori Agar Valid HTML5

Kemarin-kemarin saya baru saja mengganti tema blog ini. Pada tema yang baru ini, jenis markah HTML yang digunakan adalah HTML5. Saat saya coba untuk mengecek validitas markah HTML yang digunakan tema blog saya di http://validator.w3.org/, ternyata ada salah satu yang tidak valid yaitu atribut rel="category tag" yang terdapat pada tautan kategori. Pesan errornya adalah seperti ini : “Bad value category tag for attribute rel on element a: Keyword category is not registered.“. Jika diartikan bahwa jenis markah HTML5 (saat ini) belum mendukung adanya atribut rel="category tag" pada tag/elemen a.

Secara default, WordPress menambahkan atribut rel="category tag" pada setiap tautan kategori yang dihasilkan/ditampilkan. Jadi setiap tautan kategori yang otomatis dibuat oleh WordPress berisi kode HTML seperti ini :

<a title="Contoh kategori" href="http://contoh.com/category/contoh-kategori/" rel="category tag">Contoh Kategori</a>

Salah satu cara agar membuat tautan kategori tersebut bisa menjadi valid adalah dengan menghapusnya. Bagaimana cara menghapusnya?

  1. Cara pertama dengan menghapus kode rel="category tag" yang terdapat pada file /wp-includes/category-template.php. Tepatnya pada baris 163. Yang sebelumnya seperti ini :
    $rel = ( is_object( $wp_rewrite ) && $wp_rewrite->using_permalinks() ) ? 'rel="category tag"' : 'rel="category"';

    menjadi seperti ini :

    $rel = ( is_object( $wp_rewrite ) && $wp_rewrite->using_permalinks() ) ? '' : 'rel="category"';

    Jika menggunakan cara pertama ini menurut saya ada beberapa kelemahan, yaitu :

    • Karena yang akan di-edit adalah file core WordPress maka rentan jika dilakukan oleh yang belum paham cara mengedit kode PHP. Jika salah mengedit bisa saja blog kita jadi tidak bisa diakses.
    • Selain itu, karena juga yang akan di-edit adalah file core WordPress, maka jika kita mengupdate WordPress kita, maka perubahan yang dilakukan bisa tertimpa oleh update-an file WordPress yang baru alias hilang.
  2. Cara kedua adalah dengan menambahkan script berikut pada file functions.php tema WordPress yang digunakan :
    function remove_category_list_rel($output)
    {
      $output = str_replace(' rel="category tag"', '', $output);
      return $output;
    }
    add_filter('wp_list_categories', 'remove_category_list_rel');
    add_filter('the_category', 'remove_category_list_rel');

    Jika menggunakan cara kedua ini, kelebihannya adalah kebalikan dari kelemahan menggunakan cara pertama.

Kedua cara di atas sama-sama berfungsi dengan baik. Cara pertama dilakukan oleh teman blogger saya mas Dheny dan dia bilang tidak ada masalah menggunakan cara itu. Kalau saya, kebetulan menggunakan cara yang kedua, dan berfungsi dengan baik juga. Silakan pilih cara yang mana yang sobat ingin lakukan. Selain itu, penggunaan cara di atas sebaiknya dicoba dulu di localhost. Semoga bermanfaat.

Sumber : Make your WordPress category list valid by removing the “rel” attribute

Faisal Rachmadin
Faisal Rachmadin / Night Surfer. Social Media Disorder. Musicalizer. Computerholic. ROMANISTI ~ Vincere o perdere, Roma rimangono sempre nel mio cuore. AS Roma per Sempre.

Comments (50)

  1. Saya juga termasuk sering berganti theme, juga bongkar pasang widget. menurut saya, lebih mudah dilakukan di blogger ketimbang wordpress, atau karena sayanya yang belum akrab dengan wordpress. ( kembali ke kebiaasaan masing-masing )

    • Kayaknya saya liat agak beda ya mas di blogspot, dari segi penamaannya makenya ‘Label’ bukan kategori. Terus kayaknya struktur link default untuk kategorinya emang gak ada atribut rel nya ya mas? :)

      Sama-sama mas. Trims kunjungan perdananya kesini.

    • Yes, but in my opinion, even we as end users, we also need to know even a bit about the theme coding. Theme coding is needed to enhance quality of our blog. Indeed there are some plugins that we can use for these things, but not all plugins are matches with what we want, then it needs a bit of coding knowledge theme. Maybe it eventually depends on the needs of each user. Thanks for stopping by, Robert.

  2. wah terimaksih bnyak ni atas tutorialnya tp saya masih bngung ne ttng html, masih memahami sdikit demi sedikit,,, mklum newbie,,,

  3. Wah aku baca kepala jadi tuing-tuing..
    Ribet juga yah pelajari bahasa html?
    But, infonya sangat bermanfaat buat nambah pengetahuan saya yg masih trs rajin belajar tips seputar blog..

    Salam kenal masbro.

    • Tulisan saya memusingkan gitu mas? :lol:
      Sebenernya ribet mah wajar mas, tapi kalo kita pelajarinnya dengan senang hati ya gak bakal ngerasa terbebani :)

      Salam kenal juga mas.

  4. weh mantab mas Faisal triknya, lainkali saya coba, lumayan tuh bisa mengemat waktu, solanya dari dulu saya hanya mengedit pada core WordPress-nya, saya malah sekarang lagi nyari solusi breadcrumb RDF yg valid di html5, karena yg kebanyakan masih ada error jika di html5

    • Bener tuh mas, tadinya saya mau masang rich snippets untuk breadcrumb, tapi karena kodenya masih belum valid html jadi diurungkan dulu. Kabar-kabarin ya mas kalo udah dapet yang valid html :D

  5. Fungsi dari rel="category tag" itu sendiri apa mas? gak suport katanya kalo untuk HTML5 jadi suport untuk HTML berapa saja? Terus untuk atribut itu apakah bisa digunakan disemua situs subdomain lain ataukah hanya wordpress saja?

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>