Wanita Perokok Rentan Terkena Kanker Serviks

Bagi Anda wanita perokok, mulailah pikirkan untuk membatasinya. Sebab, kebiasaan tidak sehat tersebut bisa memicu kanker serviks!

Tak hanya pria, kini kebiasaan merokok juga sudah merambah kaum hawa. Sayangnya, wanita perokok dikatakan memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker serviks. Bagaimana bisa demikian?

Sebelumnya mungkin Anda telah mengetahui kalau Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyatakan kanker serviks merupakan jenis kanker yang menduduki peringkat 4 paling sering dialami wanita.

Kanker yang disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV) ini bahkan menempati peringkat kedua jenis kanker tertinggi yang menyerang wanita di Indonesia. Umumnya, penularan HPV terjadi lewat hubungan seksual.

Infeksi HPV melalui hubungan seksual

Disampaikan oleh dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, penularan HPV bisa terjadi ketika virus masuk ke dalam sel serviks, yang kemudian berpotensi menyebabkan kanker serviks. Beberapa kondisi di bawah ini merupakan saluran penularan virus tersebut:

  • Sering berganti pasangan seksual

Menurut dr. Andika, dengan bergonta-ganti pasangan seksual lebih dari satu, risiko wanita terinfeksi HPV dan terkena kanker serviks menjadi lebih tinggi. Oleh sebab itu, lakukan hubungan seks hanya dengan satu pasangan saja.

  • Melakukan hubungan seks di usia dini

“Wanita yang melakukan hubungan seksual pertama kali di usia muda lebih berisiko mengalami kanker serviks,” jelas dr. Andika. Jadi, sebisa mungkin, hindari berhubungan seks sebelum usia 18 tahun.

  • Memiliki penyakit menular seksual

Penyakit seksual seperti gonore, sifilis, chlamydia atau HIV/ AIDS rentan menyebabkan kanker serviks. Sebisa mungkin, pastikan pasangan Anda terbebas dari penyakit menular seksual.

Jadi, sebisa mungkin, hindari hal-hal di atas yang dapat meningkatkan kemungkinan Anda terkena kanker serviks.

Wanita perokok dan kanker serviks

Selain melalui hubungan seksual, nyatanya kanker serviks juga bisa dipicu oleh gaya hidup tidak sehat, salah satunya adalah kebiasaan merokok. Terkait hal ini, dr. Andika menyampaikan bahwa wanita perokok lebih berisiko dua kali lipat mengalami kanker serviks dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok.

Hal ini bisa terjadi karena adanya kandungan zat dalam rokok yang berpotensi membahayakan sel serviks, serta berkontribusi mengembangkan sel kanker pada serviks.

Jadi, bagi Anda wanita perokok, segeralah hentikan kebiasaan tersebut. Tak hanya dapat memicu kanker serviks, merokok juga dapat menghambat tubuh untuk melawan infeksi HPV yang terjadi. Yuk, stop merokok!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *